Berita

Bupati Malang : Jadikan Kabupaten Malang Yang Memiliki Daya Tarik, Daya Saing dan Daya Tahan

 | dibaca 1626 kali


Malang, (02/04) - "Jadikan Kabupaten Malang dengan seluruh masyarakatnya menjadi kabupaten yang memiliki daya tarik, daya saing dan daya tahan", demikian ajak Bupati Malang Rendra Kresna kepada para penggiat ekonomi di Kabupaten Malang dalam sambutannya pada acara pembukaan musrenbang tahun 2013 di Pendopo Agung Kabupaten Malang,kamis (28/3)


Lebih lanjut disampaikan Rendra, Musrenbang Tahun 2013 Merupakan Sarana Mewujudkan Rencana Kerja Pembangunan Kabupaten Malang Tahun 2014 yang Semakin Partisipatif dan Adaptif terhadap Perkembangan Kemajuan Masyarakat.  Untuk menyusun rencana kerja pembangunan tahun 2014 kita perlu memperhatikan kembali amanat Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Malang Tahun 2005-2025; dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2010-2015; Arahan-arahan Pemerintah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta isu-isu strategis baik internal maupun eksternal; disamping memperhatikan  kondisi obyektif capaian hasil pembangunan hingga akhir tahun 2012 dan prakiraan capaian pembangunan tahun 2013 dan prakiraan ketersediaan sumberdaya dan dana tahun 2014.
Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan akumulasi dari capaian seluruh program dan kegiatan pembangunan; pada tahun 2011 sebesar 71,17 dan akhir tahun 2012 sebesar 71,61 atau naik 0,62%. Indikator makro lainnya yaitu Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB-ADHB) tahun 2011 sebesar Rp.35.762.497.970.000,- tahun 2012 menjadi sebesar Rp.40.714.733.950.000,- atau naik 13,85%. PDRB Atas Dasar Harga Konstan (PDRB-ADHK) tahun 2011 sebesar Rp.15.662.096.520.000,- dan tahun 2012 menjadi sebesar Rp.16.827.450.840.000,- atau naik 7,44%. Pertumbuhan Ekonomi tahun 2011 sebesar 7,17%, tahun 2012 sebesar 7,44%. Laju Inflasi tahun 2011 sebesar 6,05% dan pada tahun 2012 turun menjadi 5,96%. Pendapatan Perkapita ADHB tahun 2011 sebesar Rp.14.537.725,- tahun 2012 sebesar Rp.16.508.580,- atau kenaikan 13,56%.


Hal lain disampaikan Bung Rendra bahwa dalam upaya strategi yang beberapa tahun terakhir sudah kita lakukan di Kabupaten Malang yaitu memperkuat sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan sebagai basis perekonomian  masyarakat; kemudian memacu sektor industri pengolahan, perdagangan dan pariwisata sebagai upaya percepatan peningkatan perekonomian dengan tetap mengedepankan peran UMKM dan koperasi. Disamping itu secara terus menerus menjamin, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta menjaga kondisi berusaha yang kondusif dan keamanan berinvestasi sesuai dengan kewenangan daerah. Selain itu berbagai program strategis dibidang pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup yang merupakan grand strategi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan, juga terus mendapatkan perhatian untuk kesinambungan pembangunannya.


Dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2014 Bung Rendara menyampaikan pokok-pokok pikiran terutama terkait dengan penjabaran 7 prioritas dan fokus pembangunan sebagaimana yang diamanatkan dalam RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 dimana tahun 2014 merupakan implementasi tahun ke-4  sebagai berikut:
1.Pelayanan kesehatan yang terjangkau; terutama penyediaan pelayanan bagi masyarakat miskin dan dusun-dusun terpencil.
2.Pendidikan murah dan berkualitas; terutama pendidikan bagi warga miskin dan dusun-dusun terpencil.
3.Penyediaan infrastruktur yang memadai; terutama pembangunan baru dan pemantaban jalan jembatan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata dan dusun terpencil.
4.Perluasan kesempatan kerja; dengan mendorong tumbuh dan berkembangnya investasi besar, peningkatan ketrampilan kerja dan pengembangan semangat enterpreneurship bagi angkatan kerja.
5.Peningkatan produksi dan ketahanan pangan; dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi dan menjamin ketahanan pangan masyarakat.
6.Kemudahan pelayanan publik; baik pelayanan administrasi kependudukan dan hak-hak masyarakat lainnya maupun pelayanan perijinan dan informasi peluang usaha kepada dunia usaha.
7.Pemenuhan pelayanan dasar dan jaminan sosial bagi masyarakat miskin; terutama kecukupan energi, air bersih dan kesehatan lingkungan terutama di dusun terpencil dan sentra kemiskinan.

Dalam rangka penyusunan perencanaan yang partisipatif, adaptif dan berkelanjutan; membutuhkan identifikasi kebutuhan pembangunan dan kebutuhan riil masyarakat di perdesaan dengan mengevaluasi program-program yang sudah dilaksanakan antara lain: mengobservasi program yang sudah dan sedang kita lakukan; menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang mendesak dan terkini sebagai pembanding hasil inventarisasi melalui Musrenbang; meningkatkan kembali dan menggugah semangat kebersamaan dan kerjasama kemitraan. "Selanjutnya kepada Kepala Satuan Kerja, saya minta agar lebih bersungguh-sungguh dalam melakukan identifikasi dan memahami permasalahan-permasalahan di bidangnya; untuk selalu dicarikan formulasi penanganan, baik jangka pendek maupun jangka panjang yang lebih komprehensif dan konstruktif", pinta Bupati Malang.

Bupati juga berharap kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pegiat ekonomi termasuk dunia perguruan tinggi agar memberi kontribusi positif sesuai bidang keahliannya, sehingga pilar-pilar good governence dapat berfungi sebagai mana mestinya dan roda pemerintahan dapat berjalan menuju kearah yang disepakati bersama.(Humas/sat)
 



Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024